Cara Menaklukkan Matematika

Matematika adalah pelajaran yang paling banyak dihindari oleh murid apabila mereka boleh melakukannya. Namun karena matematika adalah paket dalam satuan pelajaran pendidikan maka mau tidak mau mereka harus mempelajari matematika tersebut. Sebenarnya bagi mereka yang suka hitung menghitung menganggap pelajaran matematika adalah pelajaran yang paling gampang buat mereka karena tidak perlu susah-susah menghapal materi pelajaran. Lalu bagaimana cara menaklukkan pelajaran matematika tersebut ?

Berikut adalah cara menaklukkan matematika yang diambil dari kompas 14 februari 2011 "Menaklukkan Matematika". Sebenarnya ada cara pembelajaran matematika alternatif yang bisa merangsang murid untuk lebih menyenangi pelajaran matematika diantaranya dengan menggunakan metode sempoa, namun tetap kita harus menggunakan cara-cara khusus agar murid terangsang untuk menyukai pelajaran matematika.

Cara pertama yaitu menuntaskan pelajaran matematika. Matematika tidak dipelajari setengah-setengah, tetapi harus dilakukan secara menyeluruh dan runtut.

Cara kedua adalah pembelajaran di luar ruangan. anak akan bisa langsung mempraktekkan teori matematika pada benda-benda di sekitarnya, misalnya mengukur tinggi tanaman, menghitung diameter pohon, menghitung luas benda dan lain-lain.

Cara ketiga ialah melakukan permainan matematika seperti ular tangga, congklak, dakon, dan monopoli. Permainan ini akan mendorong anak agar belajar berhitung dengan cara yang sederhana, tetapi menyenangkan. attau gunakan karto domino. Kartu domino yang berisi bulatan-bulatan dengan jumlah yang berbeda bisa membantu anak belajar berhitung.

Metode lainnya adalah melakukan "book scavenger hunt" atau melakukan pencarian dengan buku. Anak bisa diminta mencari kata tertentu pada baris tertentu di halaman yang sesuai dengan instruksi. Misalnya mencari kata Belajar pada halaman 5 dan menghitung jumlah kata "belajar" pada halaman tersebut.

Dari berbagai metode diatas, basis matematika berpijak pada menghafal rumus dan berlatih. sementara berlatih mengerjakan soal-soal tetap diperlukan untuk membiasakan otak anak menghadapi berbagai soal matematika mulai dari yang paling sederhana hingga paling menjebak. Terakhir apabila anak memang memiliki memampuan di bidang matematika tidak ada salahnya jika mengikutkannya dalam kompetisi matematika. Selain meningkatkan rasa percaya diri, kompetisi juga bisa menunjukkan seberapa besar kemampuan matematika anak.